Showing posts with label A Life's Journey. Show all posts
Showing posts with label A Life's Journey. Show all posts

Monday, September 26, 2011

generasi yang tidak peduli?

Saya harus merevisi kepercayaan saya pada anggapan: saat ini kita hidup di jaman yang serba tidak peduli. Semua orang sibuk dengan dirinya sendiri, karena saya sendiri pun  begitu, saya sibuk dengan diri saya sendiri, sering telat paham akan kondisi sekitar.

Tapi ketika saya mengalami patah kaki, yang mana hal ini membuat saya mesti pakai kruk dan jadi lambat; saya mulai menyadari bahwa ternyata masih banyak orang yang peduli sama orang lain.
Selama hampir seminggu, saya selalu bertemu orang yang baik hati yang nahanin pintu lift sampai saya masuk. Hal kecil, tapi jelas mereka berusaha mempermudah saya. Bahkan, anak-anak kecil juga nahanin pintu masuk ke lobby ketika saya lewat. Belum lagi pak & bu satpam yang selalu sigap ngambilin saya kursi ketika saya nunggu taksi di lobby, trus supir taksi yang dengan sabar, menunggu saya masuk / keluar. Atau orang yang saya tidak kenal membantu saya membawakan belanjaan saya ketika mereka melihat saya tertatih-tatih dengan kruk membawa gembolan.

Saturday, August 06, 2011

Aye... Ayee... Ayo!

Seorang kawan, menulis status bbm profilnya: No one knows when the time is end, forgive me for every mistakes.
Ow! Saya nyengir pas baca status dia itu, tapi juga agak tertampar. 'Agak' lo ya...:P
Nyengir karena, ke mana aja kok tumben-tumbenan inget sama hidup yang singkat? Ya gak salah jugalah dia baru nyadar sekarang, cuma akika demen aja komentar.

Tapi waktu memang ajaib. Tiba-tiba saya berada di waktu saya yang sekarang.
Kalau ditungguin, lama. Kalau dijalanin sama sekali nggak kerasa.

Dulu rasanya membayangkan 2011 itu.... ah masih jauh, belum kepikir mau ngapain. 2011, itu berarti saya udah tua. Pemikiran 10 tahun yang lalu, ketika saya masih lebih muda dari sekarang. Membayangkan menuju 2011, rasanya masih jauh. Tiba-tiba, saya sadar sekarang sudah 2011! Maaaan, I'm old! :))

Apa yang sudah saya lakukan selama ini?

Kayaknya nggak ada yang berarti. Sepertinya begitu. Terlalu rendah diri (buat ninggiin mutu)? Ya kagak kaleeee.... Tapi memang ada baiknya kita list satu persatu dah.

Wednesday, July 27, 2011

Menye-Menye

Lagi galau bin menye-menye, ini soal kisah cinta... *ahing!*

Entah kenapa, tiba-tiba saya teringat seseorang di masa lampau, yang mana sebenernya kami nggak pernah jadian, cuma sekedar dekat. Namun saya selalu ingat sama orang ini.
Baiknya, kita sebut dia si S.

S dikenalkan ke saya oleh salah seorang teman satu kos, sekitar tahun 97an deh, saya baru beberapa bulanlah di Bandung. Yaoli... udin lama aje yaaa... S langsung menunjukkan bahwa dia menaruh perhatian pada saya yang masih gegar budaya :)) ya gimana yah... belum pernah nge-kos, baru lulus SMA, tiba-tiba terdampar di Bandung, sendirian... Saya langsung sibuk mengeksplorasi setiap sudut kota, bergaul sebanyak-banyaknya, pergi ke disko *embyeeer... belum kenal dugem bok! diskoooo!* setiap malam, ngeceng setiap hari. Saya asyik sendiri.

Thursday, July 07, 2011

Pengalaman Makan

Siapa di sini yang suuuuuka sekali makan? Sayaaaaa, bu guruuuuuu *ngacung tinggi2* :))

Salah satu hal yang paling saya syukuri adalah kenikmatan makan. Syukurnya lagi, saya bisa makan apa saja. Iya, apa saja. Saya gak alergi apapun dan berani mencoba makan apapun, pernah makan jangkrik, ulat, semut... Emh... memang sih, ada beberapa makanan saya tidak terlalu suka, seperti telor rebus/ceplok setengah matang, pepaya, paria, bunga pepaya... Tapi saya tahu, makanan-makanan yang saya tidak suka itu punya fungsi bagus, ya saya tetep makan sih :))

Dulu sih, sekitar saya umur 5-6 tahun, SD kelas 1 gitu, saya nggak suka makan, siksaan bener kayaknya. Yang nyuapin mesti bawa cabe dan suntikan buat nakut-nakutin saya; kalau gak mau makan akan disuntik dan bibirnya dikasih cabe :))
Tapi, keadaan berbalik 180 derajat pas Yang Kasinem mulai bekerja di rumah kami. Yang Kasinem lah yang berhasil membuat saya berani mencoba makanan baru, dan setelah itu saya boleh memutuskan, apakah saya suka atau tidak. Untungnya, masakan Yang Kasinem itu enak-enak. Alhasil, saya doyan makan jadinya :)) dan sejak saat itu, saya selalu berani mencoba makanan yang baru.

Thursday, June 23, 2011

Menjadi Dewasa

Menjadi tua adalah mutlak, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Slogan lama yang berjuta-juta orang sudah tahu dan mengamininya. Saya pun!
Bahkan sepertinya, saya tidak akan pernah dewasa, lha wong kalau nonton tv aja saya selalu mantengin disney channel daripada tv berita.... saya kan penggemar Upin Ipin.

HA! :)) Jadi ngawur :P

Ukuran dewasa, tidak pernah saya pahami.

Ketika saya seumuran ABG yang suka saya cela :P saya menganggap, menjadi dewasa adalah ketika saya mendapatkan haid pertama. Setelah saya mendapat haid, ternyata saya berubah pikiran. Dewasa adalah ketika saya berusia 17 tahun,saat secara hukum saya sudah mendapatkan hak pilih dan mempunyai ktp.
Ketika saya mencapai usia 17 tahun dan akhirnya pegang ktp sendiri, lagi-lagi, standar kedewasaan berubah. Mesti mandiri secara finansial dulu baru boleh bilang, saya dewasa.
Pun ketika telah mandiri secara finansial, saya masih merasa kedewasaan saya belum penuh karena saya belum mencapai target-target yang lain.

Thursday, June 16, 2011

Galau

Galau dan resah lagi gelisah *aih mateeeee...tante memang drama*
Rasanya, ada yang salah terus beberapa minggu terakhir ini. Tapi masih belum ketahuan apa. Rasanya seperti berbuat salah yang makin lama makin menjauhkan saya dari apa yang seharusnya saya lakukan.

Kenapa ini? Apakah ini krisis tigapuluhan? Naaah...nggak kaleee... :)) emang ada krisis tigapuluhan? :)))
Nggak puas sama hidup tigapuluhan? Emh... mungkin, tapi nggak juga sih, karena kalau ngomongin puas juga nggak bakal pernah puas. Jadi kesalahan yang mengganjal ini pasti bukan karena tidak puas dalam hidup...

Pertanyaan terakhir, mungkin karena tidak bahagia? Lhaa... sama juga ini, bahagia atau tidak kan kita sendiri yang memutuskan. Pengertian bahwa bahagia juga tidak selama-lamanya saja sudah membuat saya bahagia dengan apa yang jalani. Ketidak puasan selalu akan ada, tetapi itu kan juga tidak selamanya. Agak lieur-lah kalau ngomongin hal bahagia dan tidak. Tapi rasanya juga bukan ini.

Lha trus kenapa? Lha embuh... itulah kenapa mengganjal di hati, ada yang salah tapi nggak ketahuan apa. Saya masih terus mencari dengan galau... hahahahaha

Ya bijitulah. Yeuuuuk ah... meri kita lanjutkan bekerja saja...

Sunday, April 24, 2011

Rayakan Yesus

Rayakan Yesus rayakan
Rayakan Yesus rayakan
Rayakan Yesus rayakan
Rayakan Yesus rayakan
Dia bangkit Dia bangkit
Dan Hidup selamanya
Dia bangkit Dia bangkit
Dan Hidup selamanya
Marilah rayakan kebangkitan Tuhan kita

Saturday, April 23, 2011

Yesus Sang Mesias

Mesias, dalam Bahasa Ibrani berarti Juruselamat. Bangsa Israel, mempercayai kedatangan Mesias dari keturunan Daud yang akan bangkit dari antara mereka. Mesias yang akan mengembalikan kejayaan Kerajaan Daud di masa silam.
Harapan manusia.
Harapan mengenai Mesias ini telah menghidupkan Bangsa Israel selama ratusan tahun semenjak terpecahnya Kerajaan mereka, setelah mengalami masa yang luar biasa gemilang dalam kepemimpinan Daud yang lalu dilanjutkan oleh Salomo, Putra Daud.
Nabi Yesaya, menubuatkan kedatangan Sang Mesias. Penantian selama ratusan tahun. Kebayang, betapa putus asanya Bangsa Israel, ketika Mesias yang mereka tunggu tak kunjung bangkit dari antara mereka.
Pada jaman penjajahan Romawi dan Israel dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Herodes, bangkitlah seorang Nabi di antara mereka, setelah sekian lama Nabi hanya menjadi legenda rakyat. Yohanes Pembaptis. Diakah yang ditunggu?